Berikut beberapa tips untuk membantu Anda menguasai keterampilan ini.
Mengendalikan buoyancy dengan tepat adalah cara yang bagus untuk menjadi penyelam yang lebih baik. Menguasai keterampilan ini memungkinkan Anda untuk bernavigasi dan meluncur di atas terumbu dengan mulus serta memastikan Anda tidak merusak atau mengganggu kehidupan laut yang indah.
Tapi pertanyaannya adalah: Bagaimana cara menguasai keterampilan ini?
Dalam artikel ini, kami telah mengumpulkan tips terbaik untuk meningkatkan dan mengembangkan buoyancy Anda. Terima kasih nanti!
Memastikan bahwa Anda memiliki berat yang tepat adalah bagian paling penting untuk mencapai buoyancy yang sempurna namun sering diremehkan. Jika Anda terlalu ringan, maka Anda akan mengapung. Jika Anda terlalu berat, Anda harus memasukkan banyak udara ke dalam Buoyancy Control Device (BCD) untuk mengimbangi berat ekstra tersebut.
Untuk mencapai berat ideal, ingatlah untuk meminta instruktur atau pemandu Anda membantu melakukan pemeriksaan berat yang tepat dan bereksperimen dengan jumlah pemberat. Juga, pertimbangkan jenis air tempat Anda menyelam. Anda akan membutuhkan lebih banyak pemberat di air tawar dibandingkan di air asin.
Memiliki posisi tubuh yang benar saat berada di bawah air sangat penting untuk kontrol buoyancy yang baik. Sebagai aturan umum, tubuh Anda harus ditempatkan secara horizontal sempurna di dalam air dengan lutut sedikit ditekuk.
Ketika tubuh Anda tidak seimbang, itu bisa menarik Anda ke satu sisi, membuat Anda terjebak di satu posisi. Ketika ini terjadi, Anda harus mengimbangi dengan beberapa pemberat di sisi tubuh yang berlawanan. Anda juga harus mempertimbangkan berat perlengkapan Anda, karena itu juga bisa membuat Anda kehilangan keseimbangan.
Mengendalikan cara Anda bernapas di bawah air pasti akan menyempurnakan buoyancy Anda. Jika Anda memiliki buoyancy netral, Anda bisa bergerak ke arah yang Anda inginkan dengan mudah dengan mengendalikan pernapasan tanpa harus mengisi atau mengeluarkan udara dari BCD Anda.
Jika Anda ingin naik dari dasar, Anda harus mengambil napas lebih dalam. Jika Anda ingin tetap di dasar laut, Anda cukup menghembuskan napas untuk mengosongkan paru-paru dan menjadi buoyancy negatif.
Ini mungkin aturan sederhana, tapi akan memengaruhi performa menyelam Anda. Kebanyakan penyelam pemula sangat gugup dan cenderung bernapas cepat, menyebabkan mereka menghabiskan udara lebih cepat dan kehilangan kontrol posisi tubuh.
Semakin Anda mengendalikan cara Anda menghirup dan menghembuskan napas, semakin Anda bisa mengendalikan dan menavigasi tubuh Anda.














Bagikan:
Mitos Umum Menyelam Scuba dan Kebenaran di Baliknya
4 Latihan Hebat untuk Mempersiapkan Menyelam Scuba