Jadilah penyelam yang siap menangani situasi penyelaman apa pun.
Selamat, Anda telah menyelesaikan kursus sertifikasi tingkat pemula untuk menyelam scuba, yang berarti Anda telah lulus validasi teori yang menyatakan, “Wow! Anda mengetahui keterampilan dasarnya!”
Namun, berikut sedikit saran: kemajuan Anda tidak boleh berhenti sampai di sini.
Menyelam scuba bukan sekadar mampu berenang di bawah air. Anda harus terus berlatih dan meningkatkan keterampilan dasar menyelam untuk menjamin keselamatan dan meminimalkan risiko yang mungkin terjadi.
Kami telah merangkum tiga keterampilan dasar menyelam yang harus dikuasai setiap penyelam.
Kendalikan Daya Apung Anda
Mencapai daya apung yang baik adalah salah satu hal terpenting yang perlu dipelajari saat menyelam. Namun, apa itu daya apung? Secara sederhana, daya apung adalah kecenderungan untuk mengapung, tenggelam, atau tetap netral. Daya apung memungkinkan Anda meluncur dengan lancar di atas terumbu karang tanpa menyenggol karang yang rapuh. Menguasai daya apung berarti Anda dapat tetap berada di bawah air lebih lama dan menikmati pengalaman menyelam yang lebih menyenangkan, sekaligus melindungi kehidupan laut.
Mengambil Kembali Regulator
Anda mungkin bertanya-tanya mengapa mengambil kembali regulator merupakan salah satu keterampilan dasar menyelam yang harus dikuasai. Apakah regulator selalu terlepas? Tenang, penyelam. Regulator bertugas mengembalikan tekanan udara ke tingkat normal agar dapat digunakan untuk bernapas. Kita semua tahu bahwa menyelam scuba mengharuskan aliran napas tetap terjaga. Dalam kasus penyelaman yang jarang terjadi, regulator terkadang terlepas, dan dibutuhkan kurang dari satu tarikan napas udara untuk mengambilnya kembali.
Saat hal ini terjadi, pastikan tubuh Anda tegak di dalam air. Letakkan tangan kanan di paha kanan dan gerakkan lengan memutar ke belakang. Selang regulator akan tersangkut di lengan Anda sehingga Anda dapat memasang kembali tahap kedua regulator dengan benar di mulut. Saat melakukan langkah-langkah ini, pastikan Anda tidak menahan napas dan keluarkan gelembung-gelembung kecil untuk menghindari menghirup air.
Berkomunikasi di Bawah Air Melalui Isyarat Tangan
Komunikasi adalah kunci dalam hal selam scuba. Mulai dari menanyakan kepada rekan selam apakah mereka baik-baik saja hingga mengomunikasikan arah, penyelam menggunakan isyarat tangan untuk menyampaikan pesan. Namun, perlu diingat bahwa beberapa isyarat tangan dapat berbeda di berbagai belahan dunia, tetapi isyarat utama seperti “kehabisan udara” dan “oke” bersifat universal. Itulah sebabnya Anda perlu meluangkan waktu untuk mempelajari isyarat tangan ini.
Saat menjelajahi kedalaman laut, mengetahui keterampilan dasar menyelam ini akan mengurangi risiko yang mungkin terjadi. Pastikan Anda menguasai keterampilan ini untuk menjamin keselamatan dan menjadi penyelam yang mampu menangani situasi apa pun di bawah air.














Bagikan:
Keberhasilan dan Kegagalan Seorang Penyelam Bertanggung Jawab yang Sedang Berusaha Mewujudkan Cita-citanya
Tempat Menyelam Skuba Terbaik di Dunia yang Disukai Para Penyelam