Apakah sejak kelas Open Water pertama Anda, Anda pernah mendengar slogan “Hanya tinggalkan gelembung”? Sebagian besar penyelam scuba memiliki hak istimewa yang luar biasa untuk menyaksikan keindahan memukau 71% planet kita yang tidak akan pernah dilihat oleh kebanyakan orang. Para penyelam scuba sangat menyadari betapa rapuhnya lingkungan kita, dengan berulangnya peristiwa pemutihan karang dan biota laut yang tersedak plastik. Namun, untuk menjadi penyelam yang bertanggung jawab, ada beberapa pertanyaan tentang perjalanan yang perlu kita ajukan dan jawab sendiri. Sebenarnya, apa arti bepergian dengan lebih bertanggung jawab: Apakah yang dimaksud ekowisata? Pariwisata berkelanjutan? Atau perjalanan lambat?
Perjalanan bertanggung jawab bertujuan meningkatkan kesadaran wisatawan tentang cara meminimalkan dampak negatif perjalanan kita sekaligus membantu masyarakat setempat. Perjalanan scuba diving merupakan salah satu ceruk dalam ekowisata karena kita bepergian untuk melihat ekosistem alami. Filosofi perjalanan bertanggung jawab berkaitan dengan upaya wisatawan untuk membuat pilihan yang lebih baik, sedangkan pariwisata berkelanjutan lebih berfokus pada operator yang merencanakan praktik yang lebih baik.
Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjadi penyelam yang bertanggung jawab:
- Kami menyarankan Anda membaca beberapa sumber informasi bagus di sekitar Anda, di perpustakaan favorit, atau bahkan secara daring. Ada program penyelaman bertanggung jawab yang telah dimulai sejak dahulu dan masih berjalan hingga sekarang. Sumber-sumber ini menjadi materi edukasi yang sangat baik bagi penyelam scuba dan pusat penyelaman agar dapat mempraktikkan scuba diving dengan lebih menghormati lingkungan. Beberapa di antaranya juga mengampanyekan penolakan terhadap plastik sekali pakai, aktivitas memberi makan ikan, atau suvenir dari biota laut.
- Ingat, sampah terbaik adalah sampah yang tidak kita hasilkan, jadi 1 – kurangi, 2 – gunakan kembali, 3 – jika tidak ada pilihan lain, daur ulang.
- Berusaha menerapkan gaya hidup minim sampah dalam penggunaan kosmetik adalah salah satu praktik terbaik yang dapat kita lakukan. Cobalah bereksperimen dengan membuat produk rumahan seperti pembersih wajah berbusa, pelembap, pasta gigi, deodoran, dan kondisioner rambut. Ada beberapa toko yang menjual sampo batangan karena jauh lebih praktis untuk dibawa bepergian.
- Sulit untuk tidak membicarakan dampak alat transportasi yang kita gunakan saat bepergian. Sebagai penyelam scuba, hal ini sangat terasa: kita sering pergi ke destinasi tropis untuk mengagumi terumbu karang di laut yang hangat. Namun, mungkin kita perlu bertanya kepada diri sendiri setiap kali apakah ada alternatif, atau apakah kita dapat mengganti liburan menyelam di daerah tropis dengan destinasi penyelaman yang lebih dekat. Pilih destinasi terdekat yang dapat Anda kunjungi tanpa naik pesawat dan nikmati perjalanannya. Jika destinasi eksotis adalah impian Anda, tunggulah dan rencanakan dengan baik agar dapat tinggal selama mungkin, sehingga perjalanan Anda benar-benar memberikan manfaat. Bahkan dengan terus bepergian, ada cara untuk menjadi penyelam yang lebih bertanggung jawab.
Berusaha menjadi teman menyelam yang baik dan penyelam yang lebih bertanggung jawab tidak selalu mudah. Kapan pun bisa, hal yang penting adalah mengakui aspek yang masih dapat kita perbaiki dan berusaha melakukan yang lebih baik pada kesempatan berikutnya.














Bagikan:
Ide Hadiah untuk Penyelam Skuba
Menyelam Skuba 101: Keterampilan Dasar Menyelam yang Harus Diketahui Setiap Penyelam